Minim Risiko, Begini Ulasan Saham Blue Chip Beserta Karakteristiknya

Bagi investor pemula agaknya perlu tahu apa saham blue chip termasuk karakteristiknya. Blue chip pada dasarnya adalah saham lapis satu berdasarkan kapitalisasi harga di pasar. Saham yang umumnya dimiliki perusahaan besar tersebut relatif stabil disertai minimnya risiko, sehingga sangat cocok apabila diperuntukkan bagi investor pemula.

Investasi saham memang sedari dulu sangat banyak peminatnya. Dikarenakan beberapa faktor salah satunya return lebih tinggi dibandingkan instrumen lainnya. Hanya saja dalam hal risiko selaras yakni sama-sama besar. Sehingga dibutuhkan kepiawaian memilih broker hingga tepat menempatkan modal di beberapa saham.

Risiko memang sulit dihindari, namun ada beberapa alasan mengapa saham blue chip cocok bagi pemula. Di antaranya risiko mudah dikendalikan disertai kapitalisasi harga besar melebihi 10 triliun. Kebanyakan perusahaan pemilik saham tersebut pastinya sudah memiliki nilai yang baik menurut pandangan masyarakat. Sehingga Anda tidak perlu khawatir berlebihan.

Dikarenakan menjadi favorit di kalangan investor tidak heran saham tersebut direbutkan banyak peminat. Apalagi potensi Anda untung terbilang besar terlebih dari segi rutinnya pembagian dividen. Apabila Anda ingin memulai ikut investasi sebaiknya membeli surat berharga blue chip demi meminimalisir risiko rugi mengingat pengalaman juga belum terlalu banyak.

Karakteristik Surat Berharga Blue Chip Favorit Investor
Guna mengenali apakah saham termasuk kriteria blue chip atau bukan maka cara termudah dengan mengetahui karakteristiknya. Beberapa karakteristik cukup mudah dikenali antara lain kepemilikan kapitalisasi pasar relatif besar. Seperti diketahui kapitalisasi sebuah perusahaan menentukan harga jual saham tersebut.
Secara sederhana ketika kapitalisasi besar maka harga surat berharga dijual sekitar 10 triliun atau lebih.

Sementara harga saham antara 500 hingga 10 triliun masuk kategori lapis dua bukan blue chip. Sebelum membeli maka penting Anda tahu berapa kisaran harga apakah kategori saham blue chip atau bukan.
Karakteristik selanjutnya adalah surat berharga tersebut biasanya berada lama pada bursa efek. Meski begitu, tidak harus semua saham lama di bursa dapat disebut blue chip. Surat berharga disebut blue chip apabila perusahaan dalam waktu selama itu memiliki peningkatan atau grafik laba signifikan.

Likuiditas masuk karakteristik selanjutnya patut diperhatikan. Saham akan likuid ketika ramai diperdagangkan dengan peminat banyak. Apabila Anda pernah dengar LQ45 maka indeks tersebut sudah pasti didalamnya terdapat banyak saham likuid. Meski ramai diperdagangkan, namun ingat teliti terlebih dahulu surat berharga tersebut agar nantinya tidak menyesal.

Perusahaan market leader menjadi karakteristik cukup mudah dilihat. Ketika perusahaan dilabeli market leader itu artinya produknya sangat diminati masyarakat serta hampir selalu dibutuhkan. Ketika Anda berinvestasi saham blue chip maka dapat dipastikan peroleh keuntungan tinggi dengan risiko minim. Tanpa perlu terlalu banyak menerapkan strategi.

Beberapa Surat Berharga Blue Chip yang Relatif Aman
Blue chip memang disebut sebagai surat berharga pilihan kelas atas sehingga direbutkan oleh investor. Meski harganya terbilang cukup tinggi, namun sebanding dengan keuntungan yang bakal diperoleh. Apalagi rekam jejak perusahaannya cukup bagus dengan peningkatan laba signifikan. Setidaknya menjadi landasan penting guna meminimalisir risiko.

Di bursa setidaknya ada beberapa surat berharga masuk blue chip di antaranya BBCA. BBCA disebut saham blue chip karena menjadi terbesar dibandingkan lainnya. Surat berharga milik perusahaan BCA tersebut potensi menghasilkan untung tidak diragukan lagi. Dari segi profitability serta pengelolaan BBCA nomor satu.
UNVR menjadi surat berharga kategori blue chip tidak kalah mentereng. Surat berharga milik perusahaan Unilever tersebut memang cukup stabil mengingat produknya begitu banyak serta hampir semua diminati masyarakat. Tidak heran apabila profit yang dihasilkan begitu besar tiap tahunnya. Tidak tanggung-tanggung, mekanisme keuangan efisien turut mempengaruhinya.

BBRI menjadi saham blue chip yang juga tidak boleh disepelekan. Bagi Anda investor setidaknya wajib melirik BBRI sebagai instrumen penting. Surat berharga milik Bank BRI tersebut keefektifannya sangat bagus terlebih konsistensi pertumbuhannya. Hampir tiap tahun mampu menghasilkan keuntungan berlipat melebihi jenis lainnya.

TLKM juga menjadi surat berharga kategori blue chip populer di Indonesia. Surat berharga milik PT Telekomunikasi Indonesia tersebut produknya menjadi nomor satu sebagai provider ternama. Hampir semua orang mengenal produknya serta menjadikannya sebagai pilihan utama. Wajar apabila kapitalisasi relatif besar dengan kinerja perusahaan sangat bagus.

Cara Hingga Kapan Waktu Membelinya
Saham blue chip memang begitu unggul dengan tingkat potensi profit luar biasa namun, tahukah Anda kapan waktu tepat membelinya? Layaknya saham lain, membeli surat berharga tersebut tidaklah sembarangan. Setidaknya Anda perlu menyiapkan modal guna membeli apakah mencukupi atau tidak. Selain itu, pelajari terlebih dahulu perusahaannya.

Termasuk juga cari tahu segala informasi mengenai instrumen tersebut dengan tujuan meminimalisir risiko. Tidak kalah penting cari pialang atau broker terpercaya serta berpengalaman. Mengingat salah satu indikator kesuksesan investasi saham tergantung pada berpengalamannya seorang pialang disertai kepiawaiannya mengelola instrumen.

Baru setelah dirasa sesuai dengan tujuan maka dapat langsung mulai investasi saham secara perlahan. Meski instrumen dibeli masuk kategori blue chip namun, bukan berarti tidak ada risiko. Tetap sembari berjalan pelajari semua terkait investasi guna memperbesar potensi untung. Kontrol seminggu hingga sebulan pertama sejak pembelian secara berkala.

Sedangkan cara membeli blue chip sangatlah mudah. Anda cukup membuka rekening pada saham broker legal. Pilih rekening RDN serta lakukan penyetoran dana awal sebagai bagian transaksi. Baru kemudian order saham yang dipilih melalui aplikasi tersedia. Pada aplikasi tersebut semua transaksi dapat dilakukan secara mudah.

Memang cara membeli sangat mudah namun, ingat sebaiknya beli saham ketika harga sedang stabil atau pada saat murah. Cermatlah menganalisis dengan grafik sederhana guna memantau perkembangan nilai surat berharga tersebut di bursa. Beberapa cara tersebut pada dasarnya menjadi solusi aman saat membeli saham blue chip.

Keyword: Saham blue chip
Deskripsi: Saham blue chip menjadi surat berharga kategori kelas atas minim risiko dengan keuntungan berlipat.

Note :
Artikel diatas adalah hasil karya generasi muda kita yang kreatif. Untuk memberdayakan mereka salah satunya kami beli tulisan tersebut dan kami share di website ini semoga membawa manfaat yang banyak buat pembaca yang budiman. Tetaplah Berkarya Kawanku. By Team Lisati Indonesia

Leave a Comment